Senin, 09 Agustus 2010

Pesan Untuk Penghuni Bumi

Kalau kita mengerti kenapa matahari selalu terbit untuk menyinari bumi dan bumi selalu membutuhkan matahari, tentunya kita akan menyadari bahwa dalam kehidupan ini tidak ada yang mampu untuk berdiri sendiri, akan selalu ada saling ketergantungan akan sesuatu, apapun itu. Dari yang pernah kita lakukan, apakah kita mengerti, apakah segala sesuatu yang telah kita lakukan adalah benar ataukah salah, dan apakah kita pernah menyesali apa yang pernah kita perbuat jika kita tahu bahwa apa yang telah kita lakukan adalah salah.
Laut tetap biru dan rasanya masih asin, air masih mengalair dari tempat yang tinggi menuju tempat yang lebih rendah, jadi apa yang telah salah? Mungkinkah Manusialah yang salah dan manusialah yang telah berubah, keserakahan telah mengambil apa yang telah menjadi hak dari penghuni bumi yang lain, kenapa manusia tidak pernah mengerti bahwa mereka tidak tinggal sendirian dan kenapa mereka tidak pernah punya rasa untuk bisa memahami tentang keadaan sekitarnya. Apakah manusia belum menyadari atas apa yang telah mereka perbuat akan merubah segalanya.
Bumi telah berubah, semuanya telah berubah akibat perubahan yang telah dilakukan oleh manusia. Bumi telah terasa tidak nyaman lagi untuk disinggahi, tapi tdak ada pilihan lain, bumi akan tetap menjadi tempat tinggal bagi manusia dan penghuninya yang lain karena tidak mungkin ada tempat lain yang bisa dijadikan tempat tinggal selain bumi, dan kalau memang tidak ada lagi tempat lain yang bisa dijadikan tempat tinggal bagi manusia selain bumi, apa yang akan dilakukan manusia untuk menjadikan bumi bisa senyaman dahulu, seharmonis dahulu dan seindah dahulu.
Penebangan hutan terus terjadi, penggunaan aerosol dan gas berbahaya lainnya masih dilakukan, emisi kendaraan bermotor terus bertambah, gedung-gedung pencakar langit semakin banyak berdiri, penggunaan bahan bakar fosil yang terus meningkat, reklamasi pantai terus berlanjut. Semuanya telah memberikan dampak yang buruk bagi bumi. Dimana akal sehat manusia berada, dimanakah manusia yang berakal sehat berada.???
Udara semakin panas, bencana alam terjadi diberbagai belahan bumi, kestabilan ekosistem terganggu, permukaan air laut telah meninggi dan kalau ini terus terjadi kemungkinan besar seluruh daratan yang ada di muka bumi akan tenggelam maka ini bisa menjadi akhir sejarah manusia di bumi. “Pemanasan Global” itulah yang terjadi disaat keadaan bumi menjadi sangat kritis, dan kalimat seperti inilah yang saat ini selalu dibicarakan oleh seluruh umat manusia, tapi apakah hal ini hanya akan tetap menjadi sebuah wacana tanpa ada jalan penyelesaiannya.
Berbagai pertemuan telah dilakukan oleh berbagai pemimpin dunia dari berbagai Negara, semuanya berkeinginan untuk menjadikan bumi menjadi lebih baik. Seluruh pertemuan itu membahas berbagai cara menanggulangi pemanasan global dengan cara yang paling relevan dan realisistis, agar seluruh lapisan manusia dari berbagai dunia mampu untuk berkontribusi dalam menjaga bumi ini.
Dengarkanlah apa yang telah pesan yang disampaikan bumi kepada penghuninya, bumi telah bicara dengan bahasa alam tentang apa yang tengah dirasakannya, tinggalah kini manusia untuk bertindak menyelesaikan permasalahan ini karena sudah menjadi takdir manusia untuk menjadi pemimpin di muka bumi dan hanya manusialah makhluk paling berakal yang tinggal di muka bumi, semua belum terlambat, masih ada waktu untuk memperbaiki segalanya. Lakukan perbaikan sekarang, jangan sampai hidup manusia berakhir ditangan manusia sendiri. Ingatlah bahwa seluruh manusia hanya memiliki satu bumi jagalah bumi sebagaimana bumi telah menjaga manusia dan rela untuk menjadi tempat tinggal bagi manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar